China Geram, Bintang K-Pop Blackpink Pegang Anak Panda Raksasa Di Korea Selatan

Girlband Blackpink mendapat kecaman dari banyak pihak di China setelah video mereka memegang anak panda tersebar di sosial media/Net

Girlband K-Pop ternama, Blackpink mendapat hujatan dari banyak pihak di China setelah sejumlah video yang menunjukkan mereka memegang anak panda raksasa di Kebun Binatang Everland di Korea Selatan, menyebar di sosial media.

Video yang dimaksud itu menayangkan cuplikan anggota girlband tersebut yang memegang Fu Bao, yakni seekor anak panda pertama yang lahir di Korea Selatan. Video itu diunggah pihak Blackpink ke YouTube bulan ini.

Menurut kantor berita Yonhap Korea Selatan, Fu Bao lahir di taman hiburan Everland Resort, sekitar 20 mil selatan Seoul, dari panda yang dikirim ke negara itu pada tahun 2016 dari provinsi Sichuan di China.

Negeri tirai bambu memang kerap mengirimkan atau meminjamkan panda raksasa mereka ke luar negeri sebagai tanda persahabatan dan kerja sama antara Beijing dan negara-negara lain. Hal ini bahkan kerap dikenal dengan istilah tidak resmi, "diplomasi panda".

Melalui pengiriman panda ke luar negeri, China kerap membina hubungan antar pemerintah sekaligus menawarkan kesempatan kepada orang asing untuk melihat hewan langka tersebut.

Bagi warga China sendiri, panda merupakan hewan yang sangat spesial. Karena itulah, banyak warga China yang geram ketika anggota Blackpink menyentuh anak panda di Kebun Binatang Korea Selatan.

Setelah kebanjiran kecaman, pihak Blackpink pun menarik video tersebut dari platform media sosial.

Salah satu pihak yang lantang menyuarakan kecaman adalah Asosiasi Konservasi Margasatwa China. Mereka mengeluarkan pernyataan yang meminta Kebun Binatang Everland untuk segera menghentikan kontak non-profesional dengan anak panda raksasa.

Mereka mengklaim bahwa kebun binatang tersebut melanggar persyaratan profesional untuk perlindungan panda raksasa dengan mengizinkan anggota Blackpink melakukan kontak dengan hewan tersebut.

"Pada 5 November, Asosiasi Konservasi Satwa Liar China mengirim surat resmi ke Kebun Binatang Everland Korea Selatan setelah kebun binatang tersebut melanggar persyaratan profesional untuk perlindungan panda raksasa karena mengorganisir personel terkait pertunjukan untuk berhubungan dekat dengan anak panda raksasa dan memproduksi program hiburan," kata asosiasi itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikabarkan CNN.

"Di sini kami meminta kebun binatang untuk berhenti memutar dan menyebarkan video konten terkait. (Kami menyarankan kepada kebun binatang bahwa) perlu lebih memperkuat manajemen, manajemen ilmiah dan perlindungan, dan secara tegas mencegah insiden seperti itu terjadi lagi," sambung pernyataan yang sama.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Lady Gaga Beri Rp 7,1 Miliar Untuk Wanita Misterius Penemu Dua Anjingnya
Blitz

Lady Gaga Beri Rp 7,1 Miliar..

28 Februari 2021 14:41
Berawal Bandingkan BTS Dengan Covid-19, Tagar #GermanMEDIA_racism Terus Banjiri Medsos
Blitz

Berawal Bandingkan BTS Denga..

28 Februari 2021 08:51
Spider-Man Dan Tom Holland Jadi Korban Salah Sasaran Netizen India
Blitz

Spider-Man Dan Tom Holland J..

27 Februari 2021 07:18
Curahan Hati Madonna Soal Patriarki
Blitz

Curahan Hati Madonna Soal Pa..

21 Februari 2021 14:00
Demi Lovato Beberkan Kisahnya, Dari Stroke Hingga Tiga Kali Overdosis
Blitz

Demi Lovato Beberkan Kisahny..

18 Februari 2021 14:15
Sebarkan Informai Palsu, Chef Terkenal Australia Diblokir Dari Instagram
Blitz

Sebarkan Informai Palsu, Che..

18 Februari 2021 05:59
Tak Tampik Keinginan Jadi Presiden, Dwayne Johnson: Jika Rakyat Menginginkan
Blitz

Tak Tampik Keinginan Jadi Pr..

16 Februari 2021 10:44
Kabar Duka, Ayah Rapper Nicki Minaj Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Blitz

Kabar Duka, Ayah Rapper Nick..

15 Februari 2021 09:16