Farah.ID
Farah.ID

Marlina Yunita: Sinetron “Ikatan Cinta” Membantu Penanganan Covid-19

LAPORAN: YELAS KAPARINO
  • Minggu, 25 Juli 2021, 13:53 WIB
Sinetron “Ikatan Cinta” ikut membantu penanganan pandemi Covid-19. Karya rumah produksi MNC Picture ini digandrungi masyarakat luas karena karakter dan alur ceritanya berhasil menyentuh sisi emosi penonton.

Dan di saat masyarakat harus mengurangi mobilitas untuk memutus rantai penularan Covid-19, sinetron yang disutradarai Doddy Djanas, Teguh Prayogi, dan Sendy Widodo ini bisa membuat anggota masyarakat lebih betah di rumah.

Demikian dikatakan anggota Relawan Let's Go AH24Hours, Marlina Yunita, kepada redaksi beberapa saat lalu.

Marlina yang pernah menjadi Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Nasional (SPN) di PT Panarub, Tangerang, mengatakan, dari perspektif teori kultivasi, sebuah tayangan yang ditonton berkali-kali akan berpengaruh dan berdampak panjang pada khalayak penonton.

Karena itu, penting bagi rumah produksi untuk memproduksi sinetron yang memasukkan nilai-nilai positif dan mendidik dan ikut mengkampanyekan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dia juga mengapresiasi pernyataan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengenai peran sinetron “Ikatan Cinta” di era pandemi.

Marlina Yunita merujuk pada penghargaan yang diberikan Airlangga Hartarto untuk sinetron “Ikatan Cinta” awal Juli lalu.    

Sinetron yang dibintangi antara lain oleh Amanda Manoppo, Arya Saloka, dan Evan Sanders, itu dinobatkan Kemenko Perekonomian sebagai “Program TV yang Paling Banyak Ditonton dan Menghibur Masyarakat Selama Pandemi.”

“Hal ini secara tidak langsung memberikan andil terhadap penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Indonesia serta mendukung kampanye Stay At Home,” ujar Airlangga.

Ketika menyampaikan sambutannya dalam kegiatan yang dilakukan di Studio RCTI+ di Kebun Jeruk, Jakarta, Airlangga juga berpesan agar di masa mendatang sinetron tidak sekadar mengejar rating, tetapi juga menyelipkan muatan yang baik seperti pesan moral dan kebaikan.

Adapun Marlina Yunita menambahkan, menonton drama atau sinetron bertujuan untuk  mengisi waktu luang seperti saat ini di masa pemberlakuan PPKM Level 4.

“Diharapkan dari kegiatan menonton sinetron, seseorang bisa memperbaiki suasana hatinya,” kata Marlina

Sinetron pun membantu seseorang untuk meluapkan emosi. Misalnya, menonton sinetron dapat membuat seseorang merasa bahagia melalui adegan yang romantis, meluapkan rasa marah lewat adegan yang kejam, dan meluapkan kesedihan saat menangis karena adegan yang menyentuh.

“Kenapa sinetron membuat kecanduan, karena jalan ceritanya membuat penonton ikut bisa merasakan emosi pemainnya. Alurnya juga naik turun dan di akhir episode dipotong sehingga orang menanti-nanti apa kelanjutannya,” demikian Marlina Yunita.

ARTIKEL LAINNYA